CAPAIAN INDIKATOR MUTU

Indikator mutu adalah tindakan mutu dan keselamatan rumah sakit yang dijelaskan dari data rumah sakit yang dikumpulkan. Indikator mutu yang diukur adalah indikator mutu nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan indikator mutu prioritas rumah sakit dan unit. Pemilihan  indikator  mutu  prioritas  rumah  sakit merupakan tanggung jawab pimpinan dengan mempertimbangkan prioritas pengukuran yang berdampak luas/menyeluruh pada rumah sakit. Pada saat yang sama, penanggung jawab unit memilih indikator kualitas prioritas unit. Semua unit klinis dan non-klinis memilih indikator yang terkait dengan prioritas mereka.

1. Kepatuhan Identifikasi Pasien

Kepatuhan identifikasi Pasien adalah suatu proses pengidentifikasian identitas pasien dengan menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum di gelang/label sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik diatas menunjukkan bahwa Capaian dari kepatuhan petugas kami selama pasien mendapatkan pelayanan, sudah sesuai dengan standar yang sudah ditentukan, yaitu 100%

2. Penundaan Operasi Elektif

Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang sudah direncanakan. Berdasarkan grafik diatas menunjukkan bahwa perubahan jadwal operasi di RS Dewi Sri selama TW I sampai dengan TW III tahun 2022 tidak melebihi batas dari ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah ( ≥5% )

3. Kepatuhan Terhadap Clinical Pathway

Alur Klinis merupakan rencana perawatan dari setiap Profesional Pemberi Asuhan (PPA) yang dirancang untuk meminimalkan keterlambatan perawatan, memaksimalkan kualitas perawatan, dan memaksimalkan hasil klinis. PPA Asuhan yang dimaksud antara lain dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, terapis, ahli gizi yang melakukan pelayanan secara langsung kepada pasien. Setiap PPA menggunakan alur klinis tersebut sebagai acuan bagi mereka dalam memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik diatas, Kepatuhan terhadap alur klinis PPA dalam memberikan asuhan pelayanan pasien di rumah saki Dewi Sri sudah sesuai dengan standar yang ditentukan, yaitu mencapai lebih dari 80%.

4. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh

Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh merupakan upaya-upaya yang digunakan untuk mengurangi terjadinya insiden pasien jatuh. Dikatakan Patuh apabila melaksanakan seluruh upaya pencegahan jatuh terhadap pasien pasien berisiko sesuai dengan kriteria standar. Berdasarkan grafik diatas, menunjukkan bahwa kepatuhan petugas dalam mengupayakan pencegahan risiko jatuh sudah menjapai angka 100%, sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.

5. Kecepatan Waktu Tanggap Komplain

Komplain pasien adalah salah satu sarana perbaikan untuk kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang kami berikan. Oleh karena itu kami berusaha untuk senantiasa merespon semua komplain yang masuk kepada kami. Berdasarkan grafik diatas Kecepatan waktu tanggap complain di rumah sakit Dewi Sri sudah sesuai dengan standar ( 80% ) yang ditentukan yaitu 100%

6. Capaian Kepuasan Pasien

Kepuasan pasien adalah bentuk pencapaian dari pelayanan yang kami berikan. Dengan adanya Survei Kepuasan pasien yang rutin kami lakukan kepada seluruh penerima layanan kami, Rumah Sakit Dewi Sri senantiasa berusaha untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan setiap aspek yang ada dirumah sakit kami.